Contoh Proposal Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Apa yang dimaksud dengan proposal penelitian? Proposal penelitian adalah sebuah gagasan, ide ataupun usulan yang ditujukan kepada instansi ataupun sejenisnya dengan tujuan untuk melakukan penelitian terhadap suatu masalah. Ada banyak pilihan metode yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian. Bagaimana kerangka dan contoh proposal penelitian yang benar?
Contoh Proposal Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif


Jenis Proposal Secara Umum

  1. Proposal Kegiatan. Berbeda dengan contoh proposal penelitian yang ditujukan kepada instansi atau badan tertentu yang dijadikan sebagai objek penelitian. Proposal kegiatan adalah sebuah rencana yang tertulis rapi dalam dokumen yang bersifat kelompok ataupun perseorangan. Beberapa contoh proposal kegiatan diantaranya adalah seni budaya, kegiatan perkemahan, penyambutan mahasisa baru dan lain-lain.
  2. Proposal Bisnis. Proposal bisnis atau lebih dikenal sebagai proposal usaha tentunya memiliki kaitan yang erat dengan rancangan kerja ataupun usaha yang ditujukan kepada investor. Dalam penyusunan proposal bisnis diharuskan mencakup seluruh elemen penting, termasuk rincian dana yang dibutuhkan serta analisa pendaptan.
  3. Proposal Wirausaha. Sedikit berbeda dengan proposal bisnis, dalam penyusunannya harus lebih berhati-hati. Anda harus mengetahui proposal tersebut ditujukan kepada siapa. Apakah Anda akan bekerjasama dengan pihak internal yang memiliki jabatan lebih tinggi, mitra tertentu atau bahkan pihak sponsor jika ada.

Kerangka Proposal Penelitian

Dalam penyusunan proposal penelitian, tulisan yang termuat didalamnya harus dipertanggungjawabkan. Terlebih jika penelitian tersebut melibatkan banyak orang ataupun mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Di bawah ini adalah salah satu contoh kerangka proposal penelitian kualitatif.
  1. Pendahuluan - Berisikan tentang latar belakang mengapa penelitian tersebut dilakukan, rumusan masalah, tujuan dan manfaat dari penelitian tersebut
  2. Dasar Teori - Berisikan tentang teori yang mendasari penelitian tersebut dilakukan
  3. Metodologi - Berisikan tentang metode yang digunakan dalam penelitian serta pokok utama dalam penelitian tersebut
Selain 3 kerangka utama tersebut, nantinya di akhir tulisan juga diwajibkan untuk memberikan daftar pustaka yang Anda jadikan sebagai referensi. Lampiran berupa foto juga bisa dimasukkan sebagai dokumentasi dari peristiwa yang akan diteliti.

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif

Di bawah adalah salah satu contoh penelitian yang menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan data yang valid dan dipertanggungjawabkan. Anda bisa mengembangkan contoh ini menjadi lebih baik lagi atau sesuai dengan tujuan awal penelitian tersebut.

Judul Proposal : Masalah Jurnalis Lingkungan Warta Pontianak dalam Memberitakan Salah Satu Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat Menggunakan Metode Kualitatif.

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki SDA yang melimpah dan beragam, baik melihat dari hutan maupun lautannya. Di masa lalu, hutan Indonesia pernah menjadi salah satu penyumbang devisa terbanyak di dunia. Beberapa contoh hasil dari industri kehutanan diantarnya adalah kayu lapis, kertas dan lain sebagainya.

Namun, pemanfaatan hutan dalam jangka waktu panjang tanpa pengelolaan yang benar dapat menimbulkan efek yang buruk bagi negara ini. Dampak buruk yang seringkali terjadi adalah penggundulan dan kebakaran hutan. Kebakaran hutan sendiri bisa terjadi karena 2 faktor, yaitu faktor kesengajaan ataupun memang kelalaian dari manusia itu sendiri.

Provinsi Kalimantan Barat seringkali mengalami kebakaran hutan. Bahkan pada beberapa tahun silam pernah mengalami kebakaran hutan yang sangat buruk yang mengakibatkan kota di sekitarnya menjadi tertutup asap tebal. Kondisi tersebut tentunya dapat menyebakan aktivitas menjadi terganggu, terlebih pada kesehatan tubuh.

Media massa memiliki peran yang penting dalam memberitakan kasus tersebut. Jurnalis yang terjun dalam lapangan memiliki tantangan tersendiri dalam menyampaikan berita kepada masyarakat luas. Berita yang disampaikan harus memenuhi kriteria dan etika dalam jurnalisme yang baik.

Pada kesempatan kali ini, penulis ingin melihat dan mempelajari bagaimana pihak Warta Pontianak dalam menanggapi peristiwa dan isu yang terjadi terkait kebakaran hutan tersebut. Hal tersebut tentunya dilatarbelakangi oleh para jurnalis yang mengumpulkan informasi dan mencerna isu yang terjadi.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang tersebut, maka dapat diambil rumusan masalah utama yaitu :

"Permasalahan apa saja yang dihadapi oleh para jurnalis lapangan dari Warta Pontianak dalam menyampaikan berita kebakaran dan kerusakan lahan di Kalimantan Barat?"

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja masalah yang dihadapi oleh para jurnalis lapangan dari Warta Pontianak. Disisi lain juga ingin mengetahui bagaimana cara mengatasi permasalahan yang dihadapinya.

D. Manfaat Penelitian

Penelitian ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat dalam bidang jurnalisme terutama di media massa Indonesia. Tidak hanya itu saja, penelitian ini juga diharapkan dapat berguna untuk mengembangkan Ilmu Komunikasi karena adanya informasi bagaimana para jurnalis bekerja di lapangan.

BAB II DASAR TEORI

Landasan teori dari penelitian ini berdasarkan dari perkataan Sudibyo (2014). Beliau mengatakan bahwasanya jurnalisme di lapangan memiliki ciri yang sangat khas, yaitu mengintegerasikan interaksi yang terjadi antar satu dengan yang lainnya. Mereka akan berfokus pada permasalahan yang dihadapi lingkungan tersebut dengan mencari data dari sumber terpercaya.

Jika dilihat dari praktiknya, jurnalisme seringkali memiliki hubungan yang erat dengan konflik manajemen lingkungan hidup. Beberapa konflik yang sering terjadi diantaranya adalah konflik antara pemerintah dengan masyarakat sekitar. Seringkali masyarakat kalah telak dengan kekuasaan pengusaha yang berlindung dalam bayang-bayang pengusaha yang lebih tinggi.

Dalam menghadapi konflik antara masyarakat dengan pemerintah, maka jurnalis harus memiliki sifat yang biosentris, pro-keadilan lingkungan, pro-keberlanjutan dan tentunya tetap profesional dalam menjalankan tugasnya. Para jurnalis tidak hanya meliput konflik yang terjadi, namun bisa juga menjadi saksi mata atas rekam jejak yang positif maupun yang buruk.

BAB III METODOLOGI

A. Metode Penelitian

Adapun metode penelitian yang dilakukan pada contoh proposal penelitian kali ini adalah metode kualitatif. Tujuannya adalah agar lebih bisa memahami permasalahan yang dihadapi para jurnalis di Warta Pontianak.

B. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Artinya adalah lebih mengutamakan penjelasan melalui kata dan gambar. Penelitian dengan metode deskriptif bertujuan untuk menganalisa data yang ada dengan lebih baik dan diharapkan mendapatkan data yang akurat sesuai dengan kondisi lapangan.

C. Teknik Pengumpulan Data

Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data melalui 2 sumber data, yaitu primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari lokasi kejadian langsung. Sedangkan data sekunder adalah data yang didapatkan dari sumber lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Beberapa data sekunder bisa didapatkan dari departemen pemerintah terkait ataupun anggota dalam struktur organisasi yang menangani masalah tersebut dan lain sebagainya. Data sekunder memiliki peran untuk menguatkan peran data primer.

D. Lokasi dan Objek Penelitian Data

Lokasi pengumpulan data berada di kantor Surat Kabar Harian Warta Pontianak di Kalimantan Barat. Adapun yang menjadi objek utama penelitian ini adalah para jurnalis yang meliput konflik dari permasalahan utama, yaitu kerusakan lahan dan kebakaran hutan.

E. Analisa Data

Dalam proses analisa data, perlu dipastikan terlebih dahulu darimana data tersebut didapatkan. Data yang akan dianalisa setidaknya diperoleh dari foto, video, hasil wawancara, catatan lapangan maupun dokumen resmi yang dikeluarkan oleh badan yang bertanggunjawab.

Untuk menghasilkan analisa data yang tepat setidaknya terdapat 3 tahapan yang harus dilalui, yaitu reduksi data, model data dan verifikasi kesimpulan. Proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung sumber data yang diperoleh. Semakin lengkap data yang diperoleh maka semakin cepat untuk mendapatkan kesimpulannya.

Secara garis besar, contoh proposal penelitian di atas menggunakan metode kualitatif. Boleh saja menggunakan metode penelitian lain yang bisa disesuaikan dengan tujuan awal Anda dalam melakukan penelitian tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel