Contoh Proposal Usaha Makanan

Apa itu proposal usaha? Proposal usaha adalah sebuah rancangan usaha atau yang lebih sering dikenal sebagai bisnis plan. Rancangan tersebut tertulis dalam sebuah dokumen, dimana dalam penyusunannya haruslah rapi dan terstruktur sesuai dengan aturan yang telah diberlakukan.  Bagaimana cara membuat dan contoh proposal usaha yang baik dan benar?

Manfaat Proposal Usaha

Beberapa orang membangun sebuah usaha jasa maupun usaha dalam sektor kuliner yang tidak ada hentinya memberikan penawaran baru. Orang-orang saling berlomba untuk bisa mendirikan usaha bisnis dan tentunya tujuan akhirnya adalah sukses. Agar tujuan akhirnya terwujud, maka harus diawali dengan membuat proposal usaha. Terlebih jika memiliki target market yang sangat luas. 

Banyak dari pemula yang ingin menjadi pengusaha belum mengetahui apa saja manfaat yang didapat dari proposal usaha. Berikut adalah beberapa manfaat yang Anda dapatkan dari membuat proposal usaha : 
  1. Berpikir Kritis - Dengan pembuatan proposal usaha, secara tidak langsung para calon pengusaha dituntut untuk berpikir lebih kritis dalam mendalami bidang tersebut.
  2. Pembanding Perkiraan dan Hasil Akhir - Perkiraan disini adalah perkiraan dari usaha bisnis tersebut nantinya akan berakhir seperti apa. Apakah sesuai dengan harapan atau hasil akhirnya berbeda karena ada kendala di lapangan.
  3. Alat Komunikasi - Proposal usaha dapat dijadikan sebagai media komunikasi ataupun pedoman dalam menyampaikan gagasan yang Anda miliki kepada pihak calon investor yang akan Anda ajak untuk bekerjasama.
  4. Mengetahui Sumber Dana Pemasukan - Dari proposal tersebut, Anda akan mengetahui secara jelas darimana pemasukan berasal secara rinci. Apakah sesuai dengan perkiraan atau bisa terjadi hal yang diluar perkiraan.
  5. Melatih Tanggungjawab - Dengan penyusunan proposal usaha tersebut, secara tidak langsung Anda akan dilatih untuk bertanggungjawab atas hal-hal yang termuat dalam proposal tersebut.

Kerangka Proposal Usaha 

Sebelum berlanjut ke contoh proposal usaha makanan, alangkah lebih baiknya Anda mengetahui seperti apa kerangka proposal usaha tersebut. Pada umumnya kerangka proposal usaha hampir sama dengan prosal kegiatan, namun tetap ada perbedaan di dalamnya. Berikut adalah kerangka untuk proposal usaha :
  1. Latar Belakang dan Tujuan – Pendahuluan nantinya berisikan tentang garis besar latar belakang terkait alasan mengapa produk atau usaha tersebut bisa dipertimbangkan dan dapat bersaing di pasaran. Disini juga akan dibahas tentang tujuan dari usaha tersebut.
  2. Produk – Berisikan tentang produk yang nantinya akan dijual.
  3. Strategi Pemasaran - Pembahasan berisikan tentang strategi pemasaran yang dilakukan, target pasar, inovasi yang akan dilakukan kedepannya.
  4. Analisa SWOT - Analisa dengan menggunakan rumus SWOT (strength, weakness, opportunities and threats) terkait produk yang ditawarkan. Nantinya akan mengambil contoh dalam sektor makanan.
  5. Rencana Anggaran – Berisikan tentang akumulasi rencana anggaran awal yang dibutuhkan, perhitungan biaya operasional, dan laba yang didapatkan dari penjualan harian hingga bulanan. 
  6. Penutup - Penutup akan lebih baik berisi kesimpulan dari keseluruhan proposal usaha tersebut dan gunakanlah kalimat yang bijak. Ini bertujuan agar calon investor tertarik dengan proposal usaha yang Anda ajukan.

Contoh Proposal Usaha Roti Bakar 

Perlu diperhatikan bahwasanya berikut ini adalah salah satu contoh dari proposal usaha makanan, yaitu roti bakar. Pada contoh kali ini akan dibuat seringkas mungkin, padat dan berisi. Anda boleh mengembangkannya lebih lanjut tergantung dari kebutuhan.

Judul Proposal : Roti Bakar Selera Rasa


Latar Belakang dan Tujuan

Saat ini perkembangan bisnis kuliner sangat beragam, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan. Di era modern ini, banyak masyarakat yang mencari kuliner unik dan tentunya memiliki cita rasa yang berbeda dengan yang lainnya. Terlebih di era digital saat ini media social bisa dimanfaatkan sebagai sektor pemasaran.

Berbicara soal makanan dengan harga yang terjangkau dan bisa membuat kenyang, roti bakar bisa menjadi solusinya. Mengapa roti bakar? Karena makanan ini digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Roti bakar juga bisa dijadikan sebagai pengganti makan malam karena bisa membuat kenyang.

Tujuan Usaha

Dalam membangun bisnis usaha roti bakar ini, tentunya tidak luput dari tujuan awalnya. Adapun tujuan kami dalam membuka usaha roti bakar ini diantaranya adalah :
  1. Mendapatkan rezeki yang halal.
  2. Ingin menambah pengalaman dan rasa tanggungjawab yang besar dalam dunia kewirausahaan.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri dan semangat berwirausaha dalam masyarakat sekitar agar masyarakat menjadi terinspirasi.
  4. Mengurangi pengangguran dengan memperkerjakan orang lain.

Produk

Adapun produk roti bakar yang akan ditawarkan memiliki banyak pilihan rasa seperti keju, coklat, kacang, blueberry, strawberry, nanas, greentea, hazelnut dan tiramisu. Masing-masing pilihan rasa memiliki harga yang berbeda-beda karena bahan pokoknya juga memiliki harga yang berbeda.
Kami nantinya akan membuat daftar harga dengan rasa yang ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Kami berharap bahwa harga yang ditawarkan dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat. Bahan pokok yang kami gunakan juga aman dan bebas dari bahan pengawet lainnya, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Strategi Pemasaran

Agar bisnis usaha roti bakar kami ramai dan menjadi favorit banyak orang, kami akan berusaha memasarkannya dengan baik. Adapun strategi pemasaran awal yang akan kami lakukan diantaranya adalah :
  1. Social Media - Kami akan menyebarkan dan memberitahukan usaha tersebut melalui platform social media. Baik itu melalui instagram ataupun melalui facebook. 
  2. Memberikan Promosi - Nantinya setiap beberapa kali pembelian atau pada hari tertentu, akan kami berikan penawaran menarik. Contohnya adalah pada hari Jumat, untuk 10 pembeli pertama akan mendapatkan diskon 20% dari total harga.

Target Pasar

Adapun target pasar kami adalah menjangkau seluruh kalangan. Oleh karena itu, kami akan mencari tempat usaha yang lokasinya strategis dan banyak orang yang melewati lokasi tersebut. Contohnya disini adalah pinggir jalan utama atau di pusat kota.

Inovasi

Kami selalu berusaha untuk mendengarkan apa yang diinginkan oleh pasar. Maka salah satu inovasi kami kedepannya adalah melalui penawaran rasa roti bakar yang baru. Jika pada umumnya, bahan roti bakarnya putih, nantinya akan dicoba menggunakan rasa pandan atau bisa dipertimbangkan lebih lanjut lagi. Tujuannya adalah menciptakan kesan yang unik dan tentunya menjawab tantangan pasar.

Analisa SWOT

  1. Kekuatan - Pembuatan roti bakar sangatlah sederhana dan tidak memakan banyak waktu. Dari segi harga sendiri sangat terjangkau dan menawarkan cita rasa yang berbeda-beda.
  2. Kelemahan - Pemilihan lokasi usaha sangatlah krusial, terlebih jika terjadi cuaca yang tidak menentu dapat menurunkan tingkat pendapatan.
  3. Peluang - Peluang terlihat jika usaha roti bakar ini cocok dibuka pada sore hingga malam hari. Disisi lain, kami juga menawarkan pilihan rasa yang berbeda sebagai toppingnya.
  4. Ancaman - Dalam setiap usaha tentunya ada ancaman yang datang dari segala sisi. Pada usaha ini salah satu ancamannya adalah munculnya makanan unik lain yang lebih murah yang bisa mengalihkan konsumen.

Rencana Anggaran

Modal Awal : Rp7.500.000,00

Pendapatan :
  • Penjualan Harian : 20 porsi roti bakar
  • Harga Rata-Rata : Rp12.000,00
  • Penghasilan Harian : Rp240.000,00
Laba Kotor : 
  • Harian : Rp240.000,00
  • Bulanan (25 hari) : Rp6.000.000,00
Operasional 1 Bulan :
  • Gaji Karyawan : Rp750.000,00
  • Transportasi : Rp300.000,00
  • Sewa Tempat : Rp500.000,00
  • Bahan Pokok : Rp2.500.000,00
  • Total Biaya Operasional 1 bulan : Rp4.050.000,00
Laba Bersih : Rp6.000.000,00 - Rp4.050.000,00 = Rp1.950.000,00

Penutup

Demikian proposal usaha roti bakar ini kami sampaikan. Besar harapan kami tentunya agar usaha kuliner ini bisa dibuka secepatnya dan menjangkau masyarakat luas. Kami juga berharap agar Bapak/Ibu bersedia ikut berkonstribusi dalam membantu dan mengembangkan bisnis usaha tersebut. Atas perhatian dan waktunya, kami ucapkan terima kasih.

Bagaimana? Sudah ada gambaran pada contoh proposal usaha di atas? Perlu diingat bahwa proposal di atas adalah untuk sektor kuliner makanan ringan. Pada proposal usaha bisnis lainnya akan berbeda lagi. Namun, secara garis besar harus memuat poin-poin penting yang harus disampaikan dan tentunya harus ditulis secara detail serta rapi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel